Peneliti Uniku Ciptakan Sistem Pintar Atasi Masalah Stok di Koperasi

Posted on

Loading

Kuningan – Stok barang yang menumpuk atau justru habis saat dibutuhkan sering jadi masalah klasik di koperasi. Menjawab tantangan itu, tim peneliti dari Universitas Kuningan (Uniku) berhasil mengembangkan sistem pintar berbasis teknologi informasi untuk membantu koperasi mengelola persediaan barang dengan lebih rapi dan efisien.

Penelitian yang dilakukan oleh Fahmi Yusuf bersama Heru Budianto dan Agung Trianggoro ini memadukan konsep Supply Chain Management (SCM) dengan metode peramalan sederhana bernama Single Moving Average. Hasilnya, koperasi kini bisa mendapatkan prediksi kebutuhan barang secara otomatis berdasarkan data tiga bulan terakhir.

“Sistem ini bisa memberikan notifikasi ketika stok barang sudah menipis dan sekaligus menyarankan jumlah barang yang perlu dipesan. Jadi koperasi tidak lagi kewalahan menghadapi kehabisan atau kelebihan stok,” jelas Fahmi Yusuf, dosen Sistem Informasi Uniku sekaligus peneliti utama.

Manfaat penelitian ini tidak hanya dirasakan di ranah akademik, tetapi juga langsung bersentuhan dengan masyarakat. Koperasi sebagai salah satu penopang ekonomi rakyat akan terbantu menjaga ketersediaan barang sehari-hari untuk anggotanya. “Dengan sistem ini, koperasi bisa lebih hemat biaya, minim kesalahan manusia, dan tetap sigap memenuhi kebutuhan anggotanya,” tambah Heru Budianto.

Ke depan, penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut dengan teknologi yang lebih canggih, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), sehingga bisa diterapkan tidak hanya di koperasi, tapi juga di berbagai usaha mikro dan kecil lainnya.

Artikel ini sudah dipublikasikan di : AIP Conf. Proc. 3141, 040031 (2025) https://doi.org/10.1063/5.0261249